Wilayah Administratirf

Kabupaten Manggarai Barat secara administratif merupakan bagian Provinsi Nusa Tenggara Timur, terletak paling barat di Pulau Flores. Kabupaten Manggarai Barat melalui UU RI No. 8 Tahun 2003, menjadi wilayah otonom dengan nama Kabupaten Manggarai Barat. Sebelumnya merupakan bagian wilayah administratif Kabupaten Manggarai.

Kabupaten Manggarai Barat memiliki luas wilayah (darat dan laut) sebesar 9.450,00 km2. Dari total luas wilayah tersebut, luas daratan adalah 2.947,50 km2, dan luas wilayah laut (perairan) adalah 6.052,50 km2.

Kabupaten Manggarai Barat memiliki 162 buah pulau sedang dan kecil dengan rincian: 84 buah pulau berada di dalam kawasan Taman Nasional Komodo; 78 buah pulau berada di luar kawasan Taman Nasional Komodo; 17 pulau berpenghuni dan sisanya merupakan pulau kosong atau tidak berpenghuni.

Beberapa pulau yang memiliki ukuran sedang dan berpenghuni antara lain: Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Longos, Pulau Mesa, Pulau Seraya Besar dan Seraya Kecil.

Kabupaten Manggarai Barat saat ini terbagi dalam 10 kecamatan, 164 desa dan 5 kelurahan, dengan rincian sebagai berikut:

  • Kecamatan Komodo, ibukota Labuan Bajo. Memiliki 17 desa, 2 kelurahan;
  • Kecamatan Boleng, ibukota Terang. Memiliki 11 desa;
  • Kecamatan Sano Nggoang, ibukota Werang. Memiliki 15 desa;
  • Kecamatan Mbeliling, ibukota Wersawe. Memiliki 15 desa;
  • Kecamatan Lembor, ibukota Waenakeng. Memiliki 14 desa, 1 kelurahan;
  • Kecamatan Welak, ibukota Orong. Memiliki 16 desa;
  • Kecamatan Lembor Selatan, ibukota Lengkong Cepang. Memiliki 15 desa;
  • Kecamatan Kuwus, ibukota Golowelu. Memiliki 20 desa, 2 kelurahan;
  • Kecamatan Ndoso, ibukota Tentang. memiliki 15 desa;
  • Kecamatan Macang Pacar, ibukota Bari. Memiliki 26 desa.

Kawasan Zona Khusus

Di Kecamatan Komodo terdapat zona khusus yaitu Taman Nasional Komodo pada posisi antara 119º09’00” – 119º55’00” BT dan antara 8º20’00” – 8º53’00” LS. Luas total TNK:1,817 km2, termasuk 603 km2 (33%) berupa daratan dan 1,214 km2 (67%) perairan laut. TNK meliputi Pulau Komodo (336 km2), Rinca (211 km2), Padar (16 km2), Gili Motang (10 km2) dan Nusa Kode (7 km2). Termasuk juga pulau-pulau kecil yang terletak antara Selat Sape di sebelah barat, Selat Sumba di sebelah selatan, Selat Molo di sebelah timur, dan Laut Flores di utara. Zonasi TNK didasarkan pada SK Dirjen PHPA No. 74/Kpts/Dj-VI/1990 dan sesuai dengan UU No. 5/1990 tentang Konservasi Sumberdaya Hayati dan Ekosistemnya. Terdapat 7 tipe zona di dalam TNK:

  • Zona Inti (Core Zone)
  • Zona Rimba dengan Wisata Terbatas (Wilderness Zone with Limited Tourism)
  • Zona Pemanfaatan Wisata (Tourism Use Zone)
  • Zona Pemanfaatan Tradisional (Traditional Use Zone)
  • Zona Pemanfaatan Pelagis (Pelagic Use Zone)
  • Zona Khusus Penelitian dan Pelatihan (Special Research and Training Zone)
  • Zona Permukiman Tradisional (Traditional Settlement Zone)